Postingan

Menampilkan postingan dengan label bekam sunnah

Waktu Berbekam Sunnah

Kapan Harus Berbekam ```Tanggal terbaik untuk Terapi Bekam sebentar lagi tiba.``` _» 17 Rabi'ul Awwal 1442 / , Selasa, 3 November 2020_ _» 19 Rabi'ul Awwal 1442 / Kamis, 5 November 2020_ _» 21 Rabi'ul Awwal 1442 / Sabtu, 7 November 2020_  _*"Barangsiapa meminta hijamah (bekam) pada tanggal 17, 19, dan 21 (hijriyah), maka akan menjadi kesembuhan dari segala penyakit."*_ _(Al-Hakim dan Abu Daud dan Al-Baihaqy). Ibnu Sina di dalam kitabnya Al-Qaanun mengatakan : _*"Diperintahkan untuk tidak berbekam di awal bulan karena cairan-cairan tubuh kurang aktif bergerak dan tidak normal, dan tidak di akhir bulan karena bisa jadi cairan-cairan tubuh mengalami pengurangan."*_ _*"Oleh karena itu diperintahkan melakukan bekam pada pertengahan bulan ketika cairan – cairan tubuh bergolak keras dan mencapai puncak penambahannya karena Gaya Gravitasi Bulan yang sangat Kuat saat pertengahan Bulan."*_

Pantangan Hijamah

Pantangan Hijamah Berikut ini adalah kondisi yang harus dihindari untuk dilakukan hijamah : • Hindari  menghijamah pasien yang fisiknya sangat lemah, sedang mengalami kelelahan berat dan yang memiliki tekanan darah < 80mmHg. Hal ini bisa menyebabkan resiko pasien syok/pingsan. Demikian juga sebaiknya menghindari untuk menghijamah pasien yang sudah jompo dan lemah fisiknya serta anak-anak yang tubuhnya lemah/ di bawah 3 tahun. • Hindari menghijamah wanita hamil pada usia kehamilan 3 bulan pertama (trimester awal). Jangan menghijamah wanita yang sedang haidh dan nifas karena pada kondisi tersebut wanita sedang banyak mengeluarkan darah alami sehingga dikhawatirkan akan melemahkan kondisi fisiknya. Jangan melakukan hijamah tepat diatas perut wanita hamil. • Tidak dianjurkan menghijamah pasien yang dalam kondisi perut kekenyangan, kehausan, kelaparan, kelelahan, setelah beraktivitas berat, tubuh lemah dan tubuh demam (kedinginan). • Jangan ...

SETERIL ALAT BEKAM

Tujuan Seterilisasi Alat Bekam 1.Membunuh kuman (virus atau bakteri) yang terbawa darah pasien sebelumnya. 2.Membersihkan alat dari bekas darah dan minyak zaitun yang digunakan dalam membekam. Cara Sterilisasi Alat Bekam : 1.Kop yang sudah digunakan direndam dalam larutan NaClO (Klorin) 5% dan air dengan perbandingan 1 bagian klorin dan 9 bagian air. Klorin dapat diperoleh dari pemutih pakaian yang dijual dipasaran seperti bayklin, soklin pemutih atau proklin. 2. Rendam kop selama minimal 15 menit untuk bekas pasien yang tidak mengidap penyakit virus- seperti hepatitis,herpes atau HIV- atau minimal 24 jam untuk pasien pengidap penyakit virus. Dalam hal ini sebelum membekam diharuskan menanyakan riwayat kesehatan pasien. 3. Kop kemudian dicuci menggunakan sabun pencuci piring sperti sunlight atau mama lemon, keringkan. 3. Siram dan rendam kop dengan air panas  +/- 5 menit lalu angkat dan  4. Kop disemprot larutan alkohol 70% dan keringkan menggunakan tisu. 5. Kop siap...